PSSI akhirnya menjawab teka-teki mengenai sosok nakhoda baru Timnas Indonesia secara tuntas
tebakskor889 – Federasi resmi mengumumkan bahwa John Herdman, pelatih “tangan dingin” asal Inggris yang sukses besar bersama Timnas Kanada, akan menjadi juru taktik baru kita. Sebelumnya, kabar ini sempat bocor sejak akhir pekan lalu, namun sosoknya memang belum terlihat di Tanah Air.
Nah, buat kalian yang sudah penasaran kapan sang pelatih mendarat, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah memberikan bocoran valid.
“John Herdman bakal mendarat di Indonesia tanggal 11 Januari 2026. Besoknya, tanggal 12 Januari, kita langsung kenalin resmi ke publik,” kata Sumardji santai saat mengobrol dengan media, Senin (5/1).
Kontrak Jangka Panjang dan Tugas Ganda
PSSI tidak tanggung-tanggung dalam mengikat pelatih baru ini. Mereka langsung menyodorkan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun lagi sampai 2029. Jadi, proyek ini memang bertujuan untuk jangka panjang, gengs.
Selain itu, ada satu hal yang bikin gokil. PSSI memberikan mandat “double job” kepada Herdman. Dia tidak hanya memegang Timnas Senior, tetapi juga akan turun tangan langsung melatih Timnas U-23. Langkah ini mirip dengan beban kerja Shin Tae-yong dulu, di mana tujuannya adalah menciptakan kesinambungan dari level junior ke senior.
Tugas perdana Herdman juga sudah di depan mata. Pada Maret 2026 nanti, Skuad Garuda akan bermain di ajang FIFA Series dan kita bertindak sebagai salah satu tuan rumah. Ajang ini akan menjadi panggung pertama bagi kita untuk melihat racikan strategi pelatih yang pernah membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 ini.
Alasan Gabung: Jatuh Cinta pada Suporter!
Saat media Kanada, The Canadian Press News, mewawancarai Herdman, sang pelatih curhat mengenai alasannya menerima pinangan Indonesia. Ternyata, dia merupakan tipe pelatih yang membutuhkan tantangan emosional.
“Ini soal nemuin proyek yang pas. Proyek di mana lo bisa ngerasain gairah dan ‘kegilaan’ suporternya,” ungkap Herdman.
Dia juga menambahkan bahwa dirinya ingin sekali menyatu dengan budaya kita. “Penting banget buat belajar budayanya, bener-bener terlibat di dalamnya. Lo harus paham orang-orangnya dan adat istiadatnya biar bisa bangun chemistry itu,” lanjutnya. Wah, Coach Herdman harus bersiap kaget melihat passion suporter di GBK nanti!
Analisis: Mengapa John Herdman “Spesial”?
Buat kalian yang mungkin belum terlalu kenal siapa John Herdman, dia bukan pelatih kaleng-kaleng, gengs. PSSI mendatangkan sosok yang memiliki reputasi sebagai “Arsitek Timnas” sejati. Berikut adalah bedah profil dan fakta menarik alasan Herdman bisa menjadi game changer buat Indonesia pasca era Patrick Kluivert.
1. Pelatih Spesialis “Sejarah Baru”
John Herdman memegang rekor dunia yang sulit tersaingi oleh pelatih lain. Dia adalah satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa Timnas Pria DAN Timnas Wanita dari negara yang sama (Kanada) lolos ke Piala Dunia. Awalnya, dia menjadi legenda di sepak bola wanita dengan membawa Timnas Wanita Kanada meraih medali perunggu Olimpiade dua kali berturut-turut (London 2012 dan Rio 2016).
Selanjutnya, dia bergeser ke tim pria Kanada di 2018. Saat itu ranking FIFA Kanada anjlok di posisi 72, lalu Herdman menyulapnya menjadi tim yang lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar. Ini merupakan sejarah pertama kalinya buat Kanada dalam 36 tahun! Kebiasaan “meloloskan tim ke Piala Dunia” inilah yang PSSI cari setelah kita gagal di kualifikasi kemarin.
2. Menggantikan Peran Patrick Kluivert
PSSI menunjuk Herdman untuk mengisi kursi kosong peninggalan legenda Belanda, Patrick Kluivert. Sebagai informasi, Kluivert cabut pada Oktober 2025 lalu setelah mencapai kesepakatan bersama dengan PSSI. Hal ini terjadi gara-gara Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 usai kalah melawan Irak dan Arab Saudi. PSSI tidak mau mengambil risiko lagi, sehingga mereka langsung mencari pelatih yang terbukti bisa membangun tim dari bawah sampai ke level dunia.
3. Filosofi Taktik: Si “Bunglon” & Konsep Brotherhood
Kalau kalian mengharapkan permainan tiki-taka murni, mungkin Herdman bukan orangnya. Gaya mainnya sangat fleksibel, alias “Bunglon”. Di Kanada, dia sering sekali mengganti formasi tergantung lawan.
-
Formasi Favorit: Dia sering memakai 3-4-3 atau 3-5-2 untuk memaksimalkan bek sayap yang agresif.
-
Adaptasi: Kalau melawan tim kuat, dia tidak malu bermain rapat dengan 5-4-1 atau 4-4-2 mid-block untuk mengincar serangan balik cepat.
-
Mentalitas: Senjata utamanya bukan cuma taktik, tapi psikologis. Di Kanada, dia menanamkan budaya “Brotherhood” (Persaudaraan). Semua pemain, mau bintang atau cadangan, harus satu visi tanpa ego. Ini cocok banget buat Timnas Indonesia yang butuh persatuan kuat di ruang ganti.
4. Ujian Pertama: FIFA Series & ASEAN Hyundai Cup
Selain FIFA Series di bulan Maret, Timnas akan langsung menguji kemampuan Herdman di level Asia Tenggara lewat ajang ASEAN Hyundai Cup yang mulai Juli 2026 nanti. Ini bakal jadi momen pembuktian apakah taktik kelas dunianya bisa nyetel sama gaya main tim-tim ASEAN yang keras dan cepat.
Dengan rekam jejak mentereng dan kemampuan motivasi yang gokil, fans pasti akan menyambut kedatangan John Herdman di Bandara Soetta dengan antusias. Welcome to Indonesia, Coach! Mari kita terbang tinggi lagi!



