Connect with us

BRI Liga 1

Maarten Paes ke Persib? Hoax, Bos! Sang Kiper Lagi Asyik Liburan di Asia

Maarten Paes

Maarten Paes ke Persib? Hoax, Bos! Sang Kiper Lagi Asyik Liburan di Asia

Maarten Paes

Maarten Paes

tebakskor889 – Waduh, Bobotoh dan pecinta sepak bola Tanah Air sempat dibuat heboh nih! Belakangan ini santer banget kabar burung yang bilang kalau kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, bakal merapat ke Persib Bandung. Bayangin aja, kiper kelas MLS main di Liga 1, pasti hype-nya gila-gilaan.

Tapi, buat kalian yang udah terlanjur berharap atau bahkan udah siapin jersey Persib dengan nama Paes, siap-siap gigit jari ya. Soalnya, “Bang Paes” (panggilan akrab netizen +62) akhirnya buka suara dan ngebantah mentah-mentah rumor tersebut.

Klarifikasi ini dia sampaikan lewat media sosial pribadinya pada Jumat (26/12/2025). Dengan gaya santai tapi tegas, kiper kelahiran Nijmegen, Belanda ini minta fans buat nggak gampang kemakan isu.

“Jangan percaya semua yang kamu baca di berita!” tulis Paes, seolah mau bilang, “Woi, tenang, itu cuma gosip!”

Heran Kok Bisa Ada Isu Pindah

Paes sendiri sebenernya bingung dari mana asalnya api gosip ini. Tiba-tiba aja nama dia dikait-kaitkan sama Maung Bandung. Padahal, dia lagi anteng-antengnya fokus sama kariernya di Amerika Serikat.

“Gue udah baca banyak rumor beberapa hari terakhir ini, dan jujur aja, gue nggak tahu itu asalnya dari mana,” kata Paes dengan nada heran.

Sebagai informasi, di musim 2025 ini Maarten Paes masih sah jadi milik FC Dallas di Major League Soccer (MLS). Performanya juga nggak main-main, dia berhasil bawa klubnya masuk babak play-off, meski sayangnya harus angkat koper lebih awal setelah kalah 0-2 dari Vancouver Whitecaps FC di ronde pertama.

Lagi “Healing” di Asia

Daripada mikirin rumor transfer yang nggak jelas, Paes lebih milih buat nikmatin waktu liburnya. Mumpung MLS lagi jeda musim, dia mutusin buat liburan ke kawasan Asia.

Selain healing, liburan ini juga dimanfaatin Paes buat mulihin kondisi fisiknya. Inget kan, dia sempet kena cedera hamstring yang bikin dia absen di beberapa laga penting? Nah, sekarang waktunya dia balikin kebugaran biar siap tempur lagi tahun depan.

“Buat sekarang, gue fokus kerja keras selama jeda musim dan menikmati liburan di Asia,” tutup Paes.


Bedah Fakta & Logika: Kenapa Rumor Paes ke Persib Itu “Hilal”-nya Belum Kelihatan?

Biar nggak cuma kemakan judul clickbait, yuk kita bedah kenapa rumor kepindahan Maarten Paes ke Liga 1 di tahun 2025 ini sebenernya agak nggak masuk akal kalau dilihat dari kacamata data dan logika sepak bola profesional. Berikut analisis tambahannya:

1. Tembok Besar Bernama “Gaji & Nilai Pasar”

Mari bicara realistis soal duit. Maarten Paes bukan kiper kaleng-kaleng. Di FC Dallas, dia adalah kiper utama dengan status Designated Player atau setidaknya pemain dengan gaji high-tier di MLS. Berdasarkan data market value (nilai pasar) di situs Transfermarkt, harga pasaran Paes itu ada di kisaran jutaan Euro (puluhan miliar Rupiah). Sementara itu, klub-klub Liga 1, termasuk Persib yang dikenal finansialnya sehat, punya batasan budget (salary cap) yang cukup ketat. Mendatangkan Paes berarti harus merogoh kocek super dalam, yang mungkin setara dengan anggaran belanja satu tim penuh di Liga 1. Kecuali ada sponsor “sultan” yang turun tangan, transfer ini secara finansial sangat sulit terwujud.

2. Karier Masih di Puncak (Prime Age)

Maarten Paes lahir tahun 1998, artinya di tahun 2025 dia baru berusia 27 tahun. Buat seorang kiper, ini adalah usia emas (prime age). Kiper biasanya baru matang di usia segini dan bisa main di level top sampai usia 35-an. Pindah dari MLS (Liga Amerika Serikat yang levelnya terus naik dan jadi sorotan dunia setelah kedatangan Lionel Messi) ke Liga 1 Indonesia saat ini akan dianggap sebagai penurunan karier (downgrade). Biasanya, pemain top dunia pindah ke liga Asia Tenggara saat memasuki masa pensiun atau usia 34 ke atas. Paes masih punya ambisi besar, mungkin malah melirik peluang balik ke Eropa (Eredivisie atau liga top lain) kalau kontraknya habis di Dallas.

3. Kebutuhan Timnas Indonesia akan Kompetisi Level Tinggi

Sebagai kiper nomor satu Timnas Indonesia, Paes punya tanggung jawab besar. Pelatih Shin Tae-yong (atau pelatih Timnas saat ini) pasti ingin kiper utamanya bermain di kompetisi dengan intensitas tinggi setiap minggunya. Di MLS, Paes rutin menghadapi striker-striker kelas dunia seperti Lionel Messi, Luis Suarez, hingga Christian Benteke. Tembakan-tembakan yang dia hadapi di sana melatih refleksnya ke level yang berbeda. Kalau dia pindah ke Liga 1 sekarang, intensitas latihannya pasti beda, dan ini bisa berisiko menurunkan performanya di level internasional saat Kualifikasi Piala Dunia atau Piala Asia.

4. Koneksi Emosional vs Profesional

Memang benar Paes cinta banget sama Indonesia. Dia sering pamer momen belajar Bahasa Indonesia, makan masakan Indonesia, dan akrab sama fans. Liburannya di Asia saat ini juga kemungkinan besar mampir ke Bali atau Jakarta. Tapi, cinta negara nggak selalu berarti harus main di liga lokalnya sekarang. Banyak pemain Timnas (seperti Thom Haye, Jay Idzes, Calvin Verdonk) yang tetap main di Eropa demi menjaga kualitas Timnas Garuda. Paes tahu, cara terbaik mencintai Indonesia saat ini adalah dengan menjaga gawang Timnas tetap “perawan” dengan skill yang diasah di liga top dunia.

5. Posisi Kiper Persib Masih Aman

Kalau dilihat dari sisi Persib, mereka sebenarnya punya stok kiper yang cukup mumpuni. Teja Paku Alam atau Kevin Ray Mendoza (jika masih bertahan di skuat 2025) adalah kiper-kiper top di level ASEAN. Mendatangkan kiper asing (apalagi marquee player) biasanya bukan prioritas utama klub Liga 1, yang lebih sering menghabiskan slot pemain asing untuk striker atau gelandang pengatur serangan.

Rumor ini sah-sah saja sebagai bunga tidur atau harapan fans, tapi faktanya Maarten Paes masih terlalu “mewah” dan terlalu ambisius untuk main di Liga 1 tahun 2025. Jadi, biarkan Bang Paes liburan dengan tenang, makan nasi goreng, dan balik ke Dallas buat bikin bangga Indonesia dari jauh!

More in BRI Liga 1